• WEBET188 Minimal Deposit Rp. 25.000 - & Minimal Withdraw Rp. 50.000 - (Withdraw Tanpa Batas)..
  • WEBET188 Cashback 10% Sportsbook Tiap Senin Jam 12.00 Wib Minimal Kekalahan Deposit Rp. 100.000..

CONTACT INFO

    • 2AFFC28E
    • 7B98A*** (FULL)
    • 2AC66*** (FULL)
    • +62852 8000 5522
    • WEBET188

Ketika Klopp Gagal Lagi di Final Turnamen Antarklub Eropa

Ketika Klopp Gagal Lagi di Final Turnamen Antarklub Eropa webet188
Webet188 – Dua kali Juergen Klopp memimpin timnya ke final turnamen antarklub Eropa, dua kali pula timnya kalah. Apa komentarnya setelah kekalahan yang kedua?

Nama Klopp mencuat ke permukaan ketika ia menangani Borussia Dortmund. Bersama klub asal Lembah Ruhr tersebut, ia satu kali tampil di final turnamen antarklub Eropa, yakni di final Liga Champions 2012/2013. Pada final yang berlangsung di London tersebut, Dortmund menghadapi salah satu rival mereka di tanah Jerman, Bayern Munich.

Bayern boleh unggul tipis dalam hal penguasaan bola dan percobaan untuk mencetak gol pada laga tersebut, tapi statistik Dortmund tidaklah buruk. Setidaknya ada 8 percobaan untuk mencetak gol dari Dortmund mengarah tepat ke sasaran waktu itu.

Namun demikian, Bayern unggul lebih dulu. Mario Mandzukic membawa Die Roten memimpin 1-0 pada menit ke-60, tetapi Ilkay Guendogan menyamakan kedudukan lewat tendangan penalti delapan menit kemudian.

Kekalahan Dortmund pada laga tersebut ditentukan oleh gol Arjen Robben pada menit ke-89. Klopp pun tertunduk.

Maju cepat ke tiga tahun kemudian, di St Jakob Park, Basel, Swiss, Kamis (19/5/2016) dini hari WIB, Klopp kembali tertunduk. Ia sempat bersorak girang ketika Daniel Sturridge membawa timnya kali ini, Liverpool, unggul 1-0 atas Sevilla. Namun, di babak kedua, keadaan berbalik.

Satu gol dari Kevin Gameiro dan dua gol dari Coke membawa Sevilla membalikkan keadaan. Klopp (dan Liverpool) gagal (lagi), Sevilla pun mengangkat trofi Liga Europa kelima mereka.

Klopp menilai, dirinya tidak beruntung dalam dua final tersebut. Di final dini hari tadi, ia merasa bahwa seharusnya Liverpool mendapatkan dua tendangan penalti di babak pertama, tetapi wasit Jonas Eriksson mengatakan tidak.

“Saya kalah di beberapa laga final dalam beberapa laga terakhir dan tidak ada keputusan yang salah menguntungkan saya… tidak satu pun! Tapi, ini akan berubah. Yang kami butuhkan adalah tampil lebih banyak lagi di final,” ujar Klopp seperti dilansir Soccerway.

“Tapi, hari ini, ada dua keputusan yang tidak menguntungkan kami.”

“Pada akhirnya, kami harus mengoreksi diri kami sendiri. Dan saya belum selesai dengan itu semua,” ucap manajer asal Jerman tersebut.

Gol kedua Coke, yang juga gol ketiga Sevilla, juga sempat diperdebatkan Klopp. Ia merasa Coke berada dalam posisi offside sebelum menyepak bola. Hakim garis pun sudah mengangkat bendera tanda offside. Namun, wasit mengoreksinya.

Sang pengadil melihat, sebelum sampai di kaki Coke, bola lebih dulu mengenai kaki gelandang Liverpool, Philippe Coutinho. Oleh karenanya, ia menilai gol Coke sah.

“Sebagai pelatih, saya sudah menjalani banyak pertandingan. Tapi, jarang-jarang saya melihat wasit mengoreksi hakim garis.”

“Tapi, setelah pertandingan, seseorang bilang kepada saya bahwa keputusan itu tepat karena Coutinho mengenai bola lebih dulu,” kata Klopp.

Bagi Klopp dan Liverpool, ini juga merupakan kekalahan kedua di final musim ini. Sebelumnya, mereka juga dikalahkan Manchester City di final Piala Liga Inggris.

JADWAL OFFLINE BANK

anda bisa pasang taruhan pada saat bank offline.
bca
mandiri
bri
bni
cimb
Klik Disini Chat Via WA